Tangisan dan Kesedihan Seorang Pria

Tangisan Seorang Pria

PlanetNKRI.com - Ketika seorang pria menangis, itu merupakan sebuah luapan emosi, menggantikan luapan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata bahkan secara lisan juga tidak sasnggup mengungkapkannya. Siapa yang tidak pernah menangis? Setiap orang pasti pernah mengalapmi yang namanya tangis atau mengeluarkan air mata. Pria tidak jauh berbeda dengan wanita yang bisa menangis juga, para pria pun yang dikenal cukup kokoh dengan hatinya yang pantang menangis pun akan sama bila dirinya menghadapi situasi atau kejadian yang membuatnya harus mengeluarkan air matanya. Pria menang butuh banyak alasan untuk menangis, bila di bandingkan dengan wanita, pria butuh sekita sepuluh kali lipat alasan dari wanita menangis baru bisa membuat laki-laki menangis.



Ketika seorang pria menangis karena wanita, maka saat itu lah dipastikan wanita itu sangat dicintainya dengan sungguh-sungguh

Tahukah engkau, kaum pria sesungguhnya jauh lebih sering MENANGIS .. Namun mereka menyembunyikan tangisnya di dalam kekuatan akalnya.
Itulah mengapa Tuhan menyebutkan pada pria terdapat dua kali lipat akal seorang wanita. Dan itulah sebabnya mengapa tiada yg kau lihat melainkan ketegarannya.

Pria menangis karena tanggung jawabnya di hadapan Tuhannya. Dia menjadi tonggak penyangga dalam rumah tangga. Menjadi pengawal Tuhan bagi Ibu,
saudara perempuan, istri & anak-anaknya.


Maka, tangisnya pun tidak pernah nampak di bening matanya .. Tangis pria adalah pada keringat yang bercucuran demi menafkahi keluarganya.

Tidak bisa kau lihat tangisnya pada keluh kesah di lisannya. Pria menangis dalam letih & lelahnya menjaga keluarganya dari kelaparan.

Tidak dapat kau dengar tangisnya pada omelan-omelan di bibirnya. Pria menangis dalam tegak & teguhnya dalam melindungi keluarganya dari terik matahari, deras hujan serta dinginnya angin malam.

Tidak nampak tangisnya pada peristiwa kecil dan sepele .. Pria menangis dalam kemarahannya, bila kehormatan diri & keluarganya digugat.

Pria menangis dengan sigap bangunnya di kegelapan dini hari ..Pria menangis dengan bercucuran peluhnya dalam menjemput rejeki.

Pria menangis dengan menjaga serta melindungi orang tua, anak & istri .. Pria menangis dengan tenaga dan darahnya menjadi garda bagi agamanya.

Namun, Pria pun sungguh-sungguh menangis dengan air matanya di kesendiriannya, menyadari tanggungjawabnya yg besar di hadapan Tuhannya.

Pria terkadang malu untuk menangis karena sudah diajarkan dari kecil agar jangan menangis atau tidak boleh cengeng. Namun bila saat seorang pria dihantam masalah dan duka yang begitu dalam, apa masih dapatkah ia bertahan dengan prinsip yang diajarkan sewaktu ia kecil tersebut? Saya rasa tidak. Tidak ada yang salah ketika pria sedang menangis. Menangis juga bukan pekerjaan wanita karena dinilai lebih lemah secara perasaan. Jika saat ini kalian sedang dilanda rasa duka, lampiaskanlah semuanya dengan menangis. Percayalah bahwa kalian mempunyai alasan untuk menangisi sesuatu.
Gambar tema oleh enot-poloskun. Diberdayakan oleh Blogger.